Food Kartel: Nutrisi Perut, Mata, dan Telinga

17 April 2015

Bagaimana bisa menolak ajakan untuk makan? Makan itu kebutuhan fundamental, kalau tak makan bisa bisa merusak mental. Dalam keadaan lapar, tidak bisa fokus bekerja, kena marah big boss, dapet SP, stress lalu gangguan mental. See? *lebay*

Well, 11-12 April 2015 warga Surabaya telah dimanjakan oleh event yang digagas oleh Soledad and The Sisters Company. Bukan lagi Sunday Market, tapi ini giliran penggila kuliner yang dimanjakan. Lewat food festival bernama Food Kartel, yang hadir selama dua hari di Surabaya Town Square. Pengambilan momennya tepat sekali. Tengah bulan, saat dompet dan saldo ATM masih bisa dinikmati nominalnya, weekend, dan bebarengan dengan launching album baru grup musik Mocca, Home.

Pastinya saat berkunjung di Food Kartel, perut harus kosong. Bagaimana tidak, sederet jajanan menggiurkan berteriak memanggil ingin untuk segera dijamah. Mana ada yang bisa menolak Bananice, pisang berbalut coklat, berhias macam-macam topping, terbaca sangat menggiurkan bukan? CeliCub, kue cubit yang berasal dari Bandung kini hijrah menguasai Surabaya dengan beragam varian, mulai dari yang biasa sampai rasa KitKat Green Tea, alamak! Dr.Churros, cara menikmati panganan Churros dengan asyik, menyuntik-nyuntik sendiri isian rasa-rasanya. Randol, yang salah satu best sellernya Barbie Pink Cendol dan Toblerone Cendol, seger nan manis! Tako yang disajikan dari sebuah food truck, yuhuuu ada mobil makanan nyasar di Food Kartel. Masih banyak lagi tentunya, jajanan imut nan menggiurkan di Food Kartel.

Selain memanjakan perut, Food Kartel juga menyajikan produk-produk home living. Berbagai furniture rumah yang lucu-lucu ada di Food Kartel. Melihatnya saja sudah tak sanggup, sebab terlampau lucu. Jadi ingin segera membangun rumah, iya rumah tangga :D

Wisata kuliner di Food Kartel semakin yummy dengan diiringi oleh music performance. Hari pertama menghadirkan Mocca, grup musik indie dari Bandung yang sekaligus launching album mereka, Home. Bahkan sebelumnya Mocca juga mengadakan meet and greet, dan mengajak salah satu Swinging Friends (fans Mocca) dari Kelas Mocca untuk ikut perform. Suasana malam minggu di Food Kartel sungguh romantis, sebab Mocca mengajak pengunjung serasa berleha-leha di rumah sendiri.

Tak hanya Mocca, penampilan Payung Teduh yang hadir di hari kedua juga dinanti pengunjung Food Kartel. Bahkan meskipun Surabaya sempat diguyur hujan, Payung Teduh tetap meneduhkan. Ada juga Christabel Annora dan FAUX, music performer dari Malang yang turut meramaikan Food Kartel.

Food Kartel ini merupakan festival kuliner yang pertama diadakan oleh Soledad and The Sisters Company. Menyasar para food and music enthusiast di Surabaya, Food Kartel sukses membuat penasaran. Hingga terbukti selama dua hari, Food Kartel tak sepi. Bahkan beberapa jajanan ludes dalam waktu sekejap dan pengunjung yang ingin menikmati harus rela antri atau menunggu re-stock.

Apakah Food Kartel akan kembali hadir memanjakan perut masyarakat Surabaya untuk yang kedua kalinya? 

 

 

Naskah: Istiqomah/Ulin Rostiti

Gambar: Poster Food Kartel/SATSCO