Jembatan Laut Terpanjang di Dunia, Setara 60 Menara Eiffel

02 April 2018

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China mengungkapkan jembatan terpanjang di duniayang menghubungkan Hong Kong, Macau, dan daratan China untuk pertama kalinya. Jembatan HKZM dari singkatan Hong Kong, Zhuhai-Provinsi Guangdong, Macau disebut-sebut menggunakan baja setara dengan pembuatan 60 Menara Eiffel di Prancis. 

Sembilan tahun setelah pembangunan jembatan sepanjang 55 kilometer itu dimulai, pemerintah China mengizinkan megaproyek tersebut diperlihatkan untuk pertama kalinya.

Jembatan tersebut akan menghubungkan Hong Kong ke Kota Zhuhai, dan Macau, melintasi perairan muara Sungai Mutiara.

Tanggal peresmian jembatan tersebut masih belum dipastikan. Para pejabat pemerintah menyatakan jembatan itu dapat digunakan selama 120 tahun. Jembatan HKZM juga diharapkan meningkatkan bisnis dengan mengurangi waktu perjalanan hingga 60 persen.

Kantor berita pemerintah China, Xinhua menyatakan sebanyak 420 ribu ton baja digunakan dalam proyek yang disebut-sebut setara dengan 60 kali jumlah baja yang digunakan untuk mendirikan Menara Eiffel, Paris, Perancis.

Gao Xinglin, Manajer Perencanaan Proyek Jembatan HKZM mengatakan pembangunan terowongan bawah tanah sepanjang 6,7 kilometer membuatnya tak bisa tidur.

"Ada malam-malam di mana saya tidak bisa tidur, karena banyak kesulitan saat konstruksi," kata Gao seperti dilaporkan kantor berita AFP.

"Menghubungkan 80.000 pipa di bawah laut dengan teknologi air ringan adalah hal yang paling menantang," kata dia menambahkan.

Total biaya proyek tersebut, termasuk pulau-pulau buatan, jalan-jalan penghubung dan fasilitas lintas perbatasan baru, belum jelas jumlahnya. Tetapi beberapa kalangan memperkirakan nilainya mencapai 100 miliar yuan (sekitar Rp218,6 triliun). Jumlah tersebut memicu kritik mega proyek itu sebagai'gajah putih'.

Para penentang di Hong Kong menyebut proyek tersebut sebagai bagian dari upaya Beijing mencengkeram wilayah semi otonomi itu.

Proyek itu juga dirundung berbagai masalah. Mulai dari penundaan, pembengkakan anggaran, tuduhan korupsi dan kematian sejumlah pekerja konstruksi. Jembatan HKZM itu juga gagal diresmikan pada akhir 2017, sebagaimana diharapkan.

Selain itu, ada pula kekhawatiran soal keselamatan di jembatan terpanjang di dunia tersebut. Terutama setelah 19 pekerja laboratorium didakwa dengan tuduhan memalsukan laporan uji beton jembatan itu. Satu orang dijebloskan ke penjara pada Desember lalu