Toro Rosso Akan Gunakan Turbo Baru di GP Bahrain

05 April 2018

FAENZA – Pembalap Toro Rosso, Pierre Gasly dan Brendon Hartley, kabarnya akan memiliki komponen baru pada mobil balapanya menjelang Grand Prix (GP) Bahrain yang akan digelar pada akhir pekan ini. Mereka akan menggunakan MGU-H dan turbocharger yang telah dimodifikasi pada mesin mobilnya.

Gasly mengalami kegagalan mesin pada lap ke-13 yang membuatnya harus gagak mencapai garis finis saat membalap di Grand Prix (GP) Australia pada Minggu 25 Maret 2018. Alhasil, masalah teknis tersebut menjadi mimpi buruk pertama Honda pada debutnya bersama Toro Rosso.

Direktur Teknis Honda, Toyoharu Tanabe, mengatakan bahwa kegagalan mesin yang dialami Honda dan Toro Rosso telah disebabkan oleh masalah unit pemulihan panas MGU-H serta turbocharger. Alhasil komponen tersebut harus diubah pada mobil Gasly.

Selain itu, komponen mesin yang telah ditingkatkan oleh Honda tersebut juga akan dipasangkan ke dalam STR13 milik Hartley sebelum balapan di Bahrain akhir pekan ini. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi resiko kerusakan mesin yang sewaktu-waktu bisa terjadi. 

“Selama balapan di Australia, kami memiliki masalah dengan MGU-H dan turbocharger pada mobil Gasly. Ini memiliki efek knock-on yang juga bisa merusak ICE. MGU-H dan turbo telah dimodifikasi mengingat apa yang kami pelajari pada balapan pertama,” tegas Tanabe, sebagaimana diberitakan F1i, Kamis (5/4/2018).

“Di Bahrain, Gasly akan menggunakan ICE baru, MGU-H dan turbocharger. Kami telah memutuskan hal tersebut sebagai tindakan pencegahan untuk mengubah MGU-H dan turbocharger di mobil Hartley,” lanjutnya.

Peraturan baru Formula One (F1) musim 2018 hanya mengijinkan setiap pengemudinya menggunakan tiga mesin selama satu musim. Ini berarti para pembalap harus menyelesaikan tujuh balapan pada setiap paket mesin yang telah disediakan.

“Mengganti komponen untuk balapan kedua, jelas merupakan keputusan yang sulit dan tidak ideal. Terutama mengingat bahwa jumlah mesin dan komponen tambahan saat ini terbatas hanya tiga unit selama satu musim. Namun, kami percaya ini adalah jalan yang paling benar ke depan,” tuntasnya.