Berkolaborasi dan Bersinergi di Nin3 Space

16 June 2015

Di Surabaya, dari 39 orang hanya 6 diantaranya yang paham apa itu coworking space. Untuk kota sebesar Surabaya, fakta ini bisa dibilang cukup mencengangkan. Jumlah yang didapatkan dari survey kecil-kecilan oleh tim Nin3 Space ini sendiri dilakukan terhadap para pekerja lepas (freelancer) yang sedang ‘ngantor’ di sebuah restoran cepat saji di Surabaya. Yup, kafe dan restoran cepat saji jadi salah satu favorit freelancer Surabaya untuk menggodok serta mengerjakan proyek mereka. Akses internet dan kebebasan untuk bekerja sambil nyanding makanan merupakan beberapa alasan mengapa tempat-tempat ini jadi pilihan pertama di benak para freelancer. Tapi selalu ada yang namanya pilihan lain, dan dalam konteks ini ada yang namanya coworking space, yang bisa jadi nggak kalah nyaman dengan tempat langganan Anda biasanya. Eh, tapi coworking space itu apa sih?

Coworking space adalah sebuah open space dimana orang-orang dari berbagai latar belakang berbagi menggunakannya bersama-sama. Tidak seperti kantor biasa, biaya sewa coworking space sangat fleksibel rentang waktunya, mulai dari tahunan hingga per jam. Selain digunakan sebagai kantor bagi para freelancer yang notabene tidak memiliki bangunan kantor permanen, coworking space juga bisa digunakan sebagai tempat meeting, belajar, kegiatan komunitas, workshop, dll. Siapapun berkesempatan untuk saling berkolaborasi dan menemukan ide-ide yang mungkin belum bisa ditemukan saat mengerjakannya sendirian/di lingkungan anda sendiri. Entrepreneur, social entrepreneur, ahli IT, investor, desainer, copywriter, pembuat kebijakan, pengrajin…siapapun bisa bertemu, berjejaring dan berkolaborasi satu sama lain.  

Sebenarnya konsep coworking space ini sudah familiar di kota-kota besar lain di Indonesia seperti Bandung, Jogja, apalagi Jakarta. Di Jakarta sejauh ini sudah ada 8 coworking space, diantaranya COMMA (didirikan oleh 7 creativepreneur kenamaan Indonesia, diantaranya Yoris Sebastian & Rene Suhardono) dan Conclave. Di Bali ada 5, Bandung ada 3 dan Jogja ada 2 (Bandung punya Bandung Digital Valley sementara Jogja punya Jogja Digital Valley), dan Depok punya 1 coworking space. Sebelum ini sebenarnya di Surabaya sudah ada beberapa coworking space, yaitu Forward Factory (di Spazio), Virto (di Ruko Galaxy Bumi Permai, Semolowaru), dan C2O Library&Collabtive (di Jl. Dr. Cipto). Budaya kerja masyarakat Surabaya yang cenderung lebih mengarah ke industri dan perdagangan formal bisa jadi menjadi salah satu alasan kenapa coworking space belum begitu populer disini. Tapi seiring semakin bertumbuhnya industri kreatif di Surabaya, tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan akan ruang publik untuk ‘ngantor’ tanpa harus berurusan dengan regulasi yang ribet pun meningkat.

Nin3 Space sendiri memiliki sejumlah fasilitas yang lazimnya ada di tiap coworking space, seperti akses internet, printer, alat tulis, mailing address, dan free flow teh & kopi. Selain menyediakan tempat untuk coworkers perorangan, Nin3 Space juga menyediakan paket-paket untuk acara komunitas/organisasi/dll yang bersifat non-profit, dimana kita cukup membayar untuk paket snack/food-nya saja sementara tempat disewakan secara gratis. Untuk ruangannya sendiri ada 4 jenis space yang bisa kita pilih, yaitu Green Land (Conference Room)—ruang multifungsi yang dapat digunakan untuk acara workshop dan community gathering, Ebola Room(Quiet Work Room)yang cocok bagi Anda yang menyukai ketenangan dalam bekerja, Meeting Room, dan Balcony yang bisa sekaligus digunakan untuk bersantai.

 

Alamat : Jl. Ketintang Madya 93, Surabaya

Operating hours : Senin-Sabtu, 9-10 pm

Harga : Rp. 80.000,-/hari – Rp. 2.700.000,-/3 bulan

 

Naskah : Nadia Maya Ardiani/Ulin Rostiti

Foto : dok. Nin3 Space